Ukhti Manda Bercerita

Bismillahirrahmanirrahiim

Wahai Muslim, dengarkanlah gaung ini.. October 18, 2009

Filed under: Uncategorized — Amanda Tiara Averousi @ 12:10 am

Assalamualaiakum wa rahmatullah wa barakatuh
Bismillahirrahmanirrahiim

Posting ini saya tulis setelah saya habis nonton film “Long Road to Heaven”. Gak sampai selesai sih, soalnya saya gregetan pengen nulis tiba-tiba. Ya.. Memang ide bisa muncul kapan saja sih.

Okey.. Pertama saya betul2 ingin nulis ini dalam bahasa Inggris! ARGGH!!!!! Where’s your philosophy likes “don’t judge people by their cover”? Huh? (Semoga ada pen-translate yg tertarik ingin translate tulisan saya.. T_T)

Berhubung mungkin saya menonton film itu saat ditengah2 bukan dari awal.. Jadi apabila ada miskom bisa ditulis di komen.

Saya hanya seorang akhwat/cewek/perempuan yang hidup biasa saja di wilayah Indonesia. Tinggal biasa saja namun di dalam otak dan pemikiran ini, timbul banyak pernyataan2 yang ingin saya tegaskan pada dunia.

Walau saya hanya seorang anak SMA yang masih kecil, tapi ini adalah kebebasan berpendapat. Betulkan? Media sekarang yang mengajarkan demikian. Hal sia-sia layaknya sinetron, ghibahtainment atau lainnya yang menjadi booming di Indonesia saja diperbolehkan, lah ini? Sebuah pen-syiaran dari agama Islam dihalang-halangi?

Ya dianggap mencurigakanlah , diwaspadai lah.. Segalanya men-suudzan/berpikir negatif agama Islam. Ingat, suudzan tipis batasnya dengan waspada.

Oke..
Di film itu terdapat banyak statement dan perilaku yang membuat saya tergores hatinya. Lihat, saudara2ku umat Muslim! Kita dianggap teroris!? Ha.. Krik krik krik

Apakah ini sebuah kesirikan sebuah pemerintahan yang tidak menyukai banyaknya umat Muslim? Atau sebuah pemfitnahan yang datang agar umat Muslim memberontak dan timbullah kemenangan Islam? Atau sebuah judgement menyakitkan yang muncul karena generalisasi?

Judgment ini telah membuat doa-doa yang kita lantunkan, takbir yang kita dengungkan dengan tulus ikhlas menjadi sesuatu yang ditakuti, sesuatu yang diwaspadai.

Wahai orang2 yang beriman.. Bayangkan suatu saat nanti.. Dimana dengungan takbir tidak dikumandangkan lagi, karena ketakutan tak ada dasarnya akibat pemfitnahan ini?? Dimana doa-doa dilupakan karena menakutkan saat kita mengucapkannya sebab bisa dianggap public enemy?? Dimana saat kita membaca Al-Qur’an sebagai pedoman hidup kita malah malu-malu dan takut karena dianggap sebagai pernyataan yg salah karena pemahaman yg salah??

Fyuh.. Saya hanya bisa mengepalkan tangan dan menahan amarah ini. Tak mungkin saat ini saya berteriak di hadapan istana presiden dan berkata “INI SEMUA SALAH!!”. Justru bisa saya ditangkap dan dicap teroris juga.

Lalu apa yang bisa kita lakukan sekarang??
Mana mungkin hanya bertahan dengan judgment-judgment menyakitkan ini padahal yang ditekankan oleh judgment itu adalah agama kita! Pegangan hidup kita!

Bahkan umat Muslimnya pun menganggap penggiat dakwah sebagai benih2 teroris. (Hah? Gak salah dengar?). Ya itulah yg saya pertama kali tangkap sewaktu belum menjadi aktivis dakwah ini.

Umat Muslim.. Mungkin kalian aneh dan merasa “Aduh ini kan ajaran DKM”.. Aduh ckckck.. Buang pemikiran itu deh. Mana mungkin ajaran DKM dan ajaran Islam berbeda! Ha..

Postingan ini hanya ingin mengajak kalian semua membuka mata hati kalian.

(eh lupa)

Saya belum ngasih sebuah solusi diantara ribuan solusi. Dari sudut pandang saya.. Doa adalah kekuatan umat Muslim.

1. Berdoalah
Betul. Betul-betul kekuatan Muslim. Bahkan tarbiyah/mendidik pun mengajarkan demikian. Saat kita men-syiarkan Islam, lakukan pentarbiyahan perlahan2. Lalu saat ia mulai menolak tarbiyah itu, jangan memaksa. Tapi mendoakannya.. Itulah kekuatan Muslim.

2. Do what you do
Lihat dan lakukan. Bukan artinya berkoar2 demikian. Itu boleh, tapi lihat dari segi ilmu dan pemahaman. Lihat apakah orang2 yg akan kita orasikan itu orang2 yg berilmu atau bagaimana.. Dari segi pemahaman. Lakukan.

“Jika kau melihat suatu kemungkaran, rubahlah dengan tanganmu. jika kau tidak mampu, rubah dengan lisanmu. jika kau masih tidak mampu, gunakan hatimu. dan itulah serendahnya iman “

Kalian yang membaca saya yakin orang yang berilmu dan berpikir. Toh untuk apa memiliki otak namun tidak digunakan? Kalian semua cerdas! Daripada menggunakan waktu untuk kesia-siaan, gunakanlah untuk melakukan hal besar yang bisa menuliskan namamu di tinta dunia sejarah. Amin..

Berhubung saya gak ada ide lagi, saya lanjutkan postingan ntar. Sekarang, saya tunggu pergerakan itu

Advertisement
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.